1. Persiapan File dan Database
-
Kompres File: Masuk ke folder project website Anda, pilih semua file, lalu kompres menjadi satu file berformat .zip.
-
Ekspor Database: Masuk ke
phpMyAdminlokal Anda, pilih database yang digunakan, lalu klik Export untuk mendapatkan file format .sql.
2. Mengunggah File ke cPanel
-
Login ke cPanel: Masuk ke Client Area Gohost dan pilih menu Login to cPanel.
-
File Manager: Buka menu File Manager dan masuk ke folder public_html.
-
Upload & Extract: Klik tombol Upload, pilih file .zip Anda, lalu setelah selesai, klik kanan pada file tersebut dan pilih Extract.
3. Membuat Database di cPanel
Agar website dinamis berjalan, Anda harus membuat "rumah" untuk database Anda di server:
-
Cari menu MySQL® Databases di cPanel.
-
Create Database: Buat nama database baru (misal:
gohost_db). -
Create User: Scroll ke bawah ke bagian MySQL Users, buat username dan password baru.
-
Add User to Database: Di bagian Add User To Database, pilih user dan database yang baru dibuat, lalu klik Add. Centang ALL PRIVILEGES dan klik Make Changes.
4. Impor Database (.sql)
-
Kembali ke dashboard cPanel, cari dan buka phpMyAdmin.
-
Pilih nama database yang baru Anda buat di kolom sebelah kiri.
-
Klik tab Import, pilih file .sql dari komputer Anda, lalu klik Go atau Import.
5. Konfigurasi Koneksi Database
Ini adalah langkah paling krusial agar website tidak error:
-
Buka kembali File Manager di
public_html. -
Cari file konfigurasi database Anda (biasanya bernama
config.php,.env, ataudatabase.phptergantung framework yang digunakan). -
Klik kanan, pilih Edit, dan sesuaikan isinya dengan data yang baru Anda buat:
-
DB_NAME:
username_namadatabase -
DB_USER:
username_namauser -
DB_PASSWORD:
password_yang_dibuat -
DB_HOST:
localhost
-
6. Cek Hasilnya
Akses domain Anda di browser. Jika muncul error "Database Connection Failed", periksa kembali langkah ke-5 dan pastikan nama database serta user menyertakan prefix username cPanel Anda (contoh: u12345_db).
